Share

Rabu, 16 Desember 2015

Rahasia Pada Keyboard Huruf F dan J

Tahukah anda kegunaan tonjolan kecil pada huruf "F" dan "J" di keyboard komputer desktop maupun laptop anda?


Frank Edward McGurrin pada tahun 1888 menemukan metode untuk mengetik tanpa melihat papan tuts yang disebut touch typing.

Dilansir Livescience, perlu diingat sebelum komputer desktop atau laptop ditemukan, mesin ketik terlebih dahulu hadir.

Dan memiliki susunan papan ketik yang hampir sama dengan komputer desktop atau laptop masa kini.

Dengan mengingat letak semua huruf, angka, dan tanda baca di keyboard,touch typer dapat meningkatkan kecepatan mengetik dan akurasinya.

Nah, tonjolan di huruf "F" dan "J" ini membantu meningkatkan kemampuan touch typing ini.

Mengapa demikian? Hal ini tidak lain karena tonjolan ini membantu paratouch typer untuk mengidentifikasi tuts-tuts di keyboard tanpa harus melihat letaknya.

Sederhananya gini nih, pada keyboard standar di deretan bagian tengah kamu akan melihat deretan huruf ASDFGHJKL dan tanda.

Huruf "F" ini merupakan tempat untuk meletakkan telunjuk tangan kiri diikuti jari tengah di huruf "D", jari manis di huruf "S" dan jari kelingking kiri di huruf "A".

Sementara itu huruf "J" merupakan tempat untuk meletakkan telunjuk tangan kanan.

Diikuti jari tengah di huruf "K" jari manis di huruf "L" dan kelingking kanan di tanda.

Dengan begini, para touch typer dapat merasakan apakah jarinya diletakkan di tempat yang tepat ketika mengetik tanpa harus melihat keyboard.

June E Botich dari Naples, Florida mematenkan versi modifikasi dari tuts "F" dan "J" untuk membantu para pengetik pada tahun 2002.

Sejak itu, panduan taktis ini telah menjadi standar di hampir semua keyboard komputer desktop maupun laptop.

0 komentar:

Posting Komentar